Teh Sarang Semut Papua

Secara uji klinis Sarang Semut mempunyai kandungan yang kaya manfaat untuk mannusia seperti flavonoid , tanin dan poliefenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.

Sarang Semut Merah

Sarang Semut Merah (Myrmecodia Pendans) merupakan tanaman yang berasal dari Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit secara turun menurun.

Sarang Semut Putih

Sarang Semut memang ada dua jenisnya, yaitu sarang semut berwarna merah/coklat, dan sarang semut berwarna putih. Hal ini terjadi karena adanya beberapa faktor alam dan gen dari tumbuhan ini.

Tentang Sarang Semut

Tumbuhan sarang semut bukanlah sarang semut yang terbuat dari tanah yg dibangun koloni semut di dalam tanah, tetapi ini adalah tumbuhan epifit yang tumbuh di ranting pohon besar.

Sehat Itu Mahal

Dalam kehidupan kita sehari-hari,kadang terlalui begitu saja.Bukan berarti tak berarti apa-apa,atau tak bermakna apa-apa,tapi kadang dalam hidup ini kita melakukan apa yang dianggap praktis dan tidak merepotkan.

Kamis, 28 Februari 2013

Kanker Otak Epy Kusnandar Hilang Setelah Konsumsi Sarang Semut Papua

Share on :


JAKARTA – Epy Kusnandar pernah mengalami masa-masa kelam. Ia mengidap kanker otak. Kenyataan itu sempat membuat kondisi mentalnya drop. Namun, berkat ramuan herbal Jeng Ana, kanker yang dideritanya berangsur-angsur hilang.

“Sama sekali hilang, boleh dikatakan begitu. Bekasnya saja mungkin ya,” ucap aktor sekaligus komedian itu, saat ditemui di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.

Meski demikian, Epy tetap mengontrol kesehatannya di klinik Jeng Ana. Kemudian, ia disarankan perempuan berjilbab itu, untuk menjaga pola makannya dengan lebih banyak mengonsumsi sayur-sayuran. Sebisa mungkin, ia menghindari makanan daging.

Sampai sekarang, pemeran tokoh satpam dalam situasi komedi berjudul “Suami-suami Takut Istri” itu, terus mengonsumsi sarang semut. Baginya, sarang semut itu seperti sarapan pagi. Tapi, frekuensinya tidak sesering ketika ia masih mengidap penyakit tersebut.

“Sarang semut itu obat juga. Komposisi ramuannya juga bisa digunakan siapa saja. Seperti halnya multi vitamin, digodok. Sarang semut itu hanya ada di Papua. Rasanya hambar,” terangnya.

Satu hal yang tak kalah penting. Alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ) itu, rutin berolahraga. Menggowes sepeda menjadi olahraga favoritnya, di tengah kesibukannya sebagai aktor. “Badan saya jadi terasa lebih baik dengan bersepeda ya,” tandasnya.

sumber : Tribunnews

Sabtu, 23 Februari 2013

Penyakit Jantung, Meyti Mangelep (40 Thn)

Share on :


“Sudah sejak lama saya mengalami gangguan jantung. Setiap kali kaget atau mendengar berita-berita yang mengejutkan, jantung saya langsung berdebar-debar dan terasa nyeri seperti ada yang menusuk-nusuk, bahkan kadang kala agak terasa sakit di bagian jantung. Sudah beberapa kali saya memeriksakan diri ke dokter ahli jantung dan saya diberikan obat pencegah agar tidak mengalami serangan jantung. Namun, semua itu tidak banyak membantu dan tidak ada perubahan gangguan yang saya alami.
Tiga setengah tahun yang lalu saya mendapatkan informasi dari teman bahwa ada sejenis ramuan obat yang bisa mengobati jantung saya. Ramuan itu namanya Sarang Semut. Saya pun membeli Sarang Semut tersebut untuk saya konsumsi dengan harapan bisa sehat kembali.
Alangkah bahagianya saya, ternyata setelah tiga minggu secara terus-menerus meminum Sarang Semut, saya mengalami perubahan yang sangat besar, jantung saya tidak lagi berdebar-debar. Bahkan, rasa nyeri dan sakit pada jantung saya hilang.
Sampai sekarang sudah lebih dari tiga tahun berlalu setelah saya mengonsumsi Sarang Semut. Tidak pernah lagi ada gangguan jantung seperti yang saya alami di masa lalu. Puji Tuhan saya sekarang sehat berkat Sarang Semut.”

Kanker Paru-Paru Kembali Pulih dalam Waktu Kurang dari 1 Bulan

Share on :


“Saya didiagnosis mengidap kanker paru-paru, ini karena kebiasaan merokok saya sejak usia 12 tahun, dalam sehari saya bisa menghabiskan 2 bungkus rokok. Penyakit maut itu datang dengan isyarat batuk-batuk yang tak kunjung reda.
Awalnya dokter mendiagnosis saya terkena penyakit kolesterol. Namun, akhirnya setelah beberapa kali ke rumah sakit, dokter menemukan bahwa kanker sudah menutup seluruh paru-paru sebelah kiri saya.
Karena tidak ingin dikemoterapi, saya mencoba meminum Sarang Semut. Dosisnya 3 hari sekali. Hasilnya, tidak sampai sebulan energi saya kembali pulih. Batuk yang kerap muncul pada malam hari telah sirna. Yang menggembirakan hasil rontgen menunjukkan kabut yang menutupi paru-paru sebelah kiri kini tinggal seperenam.
Dokter yang memeriksa saya pun terheran-heran dan meyakinkan saya bahwa kesembuhan panyakit kanker paru-paru yang saya derita bisa didapat secepatnya.”

Kanker, Tenggorokan Terasa Lega dan Badan Sehat Kembali

Share on :



Saya paling sebal kalo sakit tenggorokan karena makan gorengan, setelah minum Teh Sarang Semut Dawa' minyak-minyak di tenggorokan kayak di gelontor, selain itu badan langsung terasa ringan. Dan yg paling menyenangkan minum teh sarang semut dawa adalah saat saya sedang sehat, badan terasa jauh lebih FIT.
beberapa waktu yg lalu saat saya cerita tentang teh sarang semut di seminar saya, ada seorang bapak (sekitar umur 65 tahun) cerita kalau istrinya sembuh dari kanker usus besar karena teh sarang semut, dan beliau sangat rekomend untuk minum rutin, beliau juga minum tiap hari.

Rabu, 06 Februari 2013

Sehat Itu Mahal

Share on :


Dalam kehidupan kita sehari-hari,kadang terlalui begitu saja.Bukan berarti tak berarti apa-apa,atau tak bermakna apa-apa,tapi kadang dalam hidup ini kita melakukan apa yang dianggap praktis dan tidak merepotkan.


Bicara tentang hidup yang praktis tidak lepas dari apa yang namanya kebutuhan akan makanan.Kesibukan akan pekerjaan,minimnya pendapatan salah satu faktor kurang terpeliharanya pemenuhan akan makanan sehat dan bergizi.Padahal untuk mencapai titik pencapaian yang maksimum dari kata sehat , segala sesuatu yang kita konsumsi harus atau setidaknya mendekati apa yang disebut empat sehat lima sempurna.Namun apa jadinya kalau semua itu hanya merupakan slogan belaka ?

Sehat itu wajib,sehat itu harus dan sehat itu mahal sekali harganya.Karena ketika tubuh seseorang sudah dihinggapi berbagai beban penyakit,maka yang tertinggal hanya derita dan doa.Kalau ada uang,tentunya masih bisa berobat,bahkan sampai ke luar negeri sekalipun(Meski anjuran pak presiden untuk tidak berobat ke luar negeri ) demi mencapai apa yang disebut sehat.Tapi,kalau tak punya uang apalah jadinya,paling ke puskesmas dengan obat alakadarnya atau ke dukun dengan jampi2 yang tak jelas kemujarabannya.
Sehat itu perlu,sehat itu mesti,kalau tidak bagaimana bisa melanjutkan hidup lebih lama lagi ? 

Bagaimana bisa melakukan ini itu dan bagaimana bisa bangsa ini menjadi bangsa yang berkualitas kalau rakyatnya sakit-sakitan ?(Yang penting bukan jadi pesakitan )Maka sebelum sehat itu menjadi mahal,cicilah dari sekarang,sedikit demi sedikit…yang pada akhirnya lunas.
Selamat hidup sehat,makan makanan bergizi dan selamat beraktivitas dengan badan yang sehat.

Sarang Semut Herbal 1000 Macam Penyakit Ringan & Berat

Share on :


Akhir-akhir ini SARANG SEMUT telah menjadi idola. Betapa tidak, tanaman turun temurun yang sudah lama dikonsumsi penduduk asli Papua itu AMPUH MENGOBATI bahkan menyembuhkan berbagai penyakit, khususnya KANKER, lantaran kandungan senyawa aktif di dalamnya. Fenomena ini cukup beralasan, karena banyak peneliti membuktikannya melalui beragam kajian ilmiah.

Dalam sebuah Uji in Vitro, telah terbukti bila SARANG SEMUT ampuh mengatasi SEL KANKER. Yang membuktikan keampuhan itu ialah Qui Kim Tran dari University National of Hochimin City dan koleganya Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya dan Arjun Hari Banskota. Ketiga orang sejawat Qui itu bekerja di Toyama Medical and Pharmaceutical University.

Dalam penelitiannya, Qui menggunakan SARANG SEMUT berbobot dua hingga tiga kilo itu, kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol dan campuran methanol air. Mereka lantas menumbuhkan tiga sel kanker yang mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti KANKER SERVIKS, PARU dan USUS.

Masing-masing ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap sel KANKER. Hasilnya, menakjubkan. SARANG SEMUT mempunyai aktifitas antiproliferasi, yang dalam dunia kedokteran berarti pertumbuhan sel sangat cepat dan abnormal. Dan KANKER termasuk dalam perkembangan sel cepat dan tak terkendali itu. Maka antiproliferasi yang ada di SARANG SEMUT mampu menghambat proses perbanyakan sel tersebut. Riset ini pula yang meneguhkan pengalaman empiris banyak orang SEMBUH dari KANKER.

Teh Sarang Semut Papua

Share on :


Tumbuhan sarang semut bukanlah sarang semut yang terbuat dari tanah yg dibangun koloni semut di dalam tanah, tetapi ini adalah tumbuhan epifit yang tumbuh di ranting pohon besar. Tumbuhan ini bukanlah parasit, tetapi hanya menumpang hidup di dahan yg lebih kuat dan lebih besar. Tumbuhan ini hidup di dataran tinggi Papua, terutama di Wamena.


Tumbuhan ini memiliki banyak ruangan kecil di dalam batangnya, seperti labirin, yang ditinggali oleh sekelompok semut sejenis, yaitu semut hitam hutan. Ada hubungan simbiosis yang terjalin kuat antara semut dan tumbuhan tersebut. Semut menyediakan  banyak ruangan untuk ditinggali semut, sedangkan semut menyediakan banyak makanan dan nutrisi sebagai hadiah yang dibawa semut untuk sang tumbuhan.



judul

Tentang Sarang Semut

Share on :


Tumbuhan sarang semut bukanlah sarang semut yang terbuat dari tanah yg dibangun koloni semut di dalam tanah, tetapi ini adalah tumbuhan epifit yang tumbuh di ranting pohon besar. Tumbuhan ini bukanlah parasit, tetapi hanya menumpang hidup di dahan yg lebih kuat dan lebih besar. Tumbuhan ini hidup di dataran tinggi Papua, terutama di Wamena.


Tumbuhan ini memiliki banyak ruangan kecil di dalam batangnya, seperti labirin, yang ditinggali oleh sekelompok semut sejenis, yaitu semut hitam hutan. Ada hubungan simbiosis yang terjalin kuat antara semut dan tumbuhan tersebut. Semut menyediakan  banyak ruangan untuk ditinggali semut, sedangkan semut menyediakan banyak makanan dan nutrisi sebagai hadiah yang dibawa semut untuk sang tumbuhan.



judul

Membedakan Sarang Semut Asli Atau Palsu

Share on :



Untuk mengetahui Sarang Semut itu Asli apa Palsu. Anda bisa melakukan pengujian keaslian serbuk itu dengan beberapa langkah berikut :

  1. Potongan serbuk yang Palsu halus tipis, berbeda dengan yang asli, Agak Kasar.
  2. Setelah dituangkan air panas:
    • Sarang Semut palsu langsung berubah warna menjadi kuning kemerahan (mirip sarang semut yang direbus).
    • Sarang Semut Asli masih bening sedikit keruh warna.
    • Dari Rasanya : yang palsu pahit, sedangkan yang asli tawar berbau tanah.
  3. Kalau diremas, Sarang Semut palsu mengecil. Sarang Semut yang Asli masih keras.
Kelakuan orang-orang yang hanya mencari keuntungan saja ini meresahkan dan membahayakan masyarakat. Termasuk juga merusak Citra Produk Sarang Semut yang terbukti sangat ampuh melawan berbagai penyakit.

Tips mencari Sarang Semut yang Asli :
  • Belilah di tempat/orang yang Anda percaya.
  • Lebih disarankan membeli Sarang Semut yang berbentuk IRISAN, bukan yang SERBUK.
  • Kalau membeli yang serbuk, kapsul, atau olahan lainnya, periksa izin Depkes.
  • Jangan beli sembarangan di jalan.

Untuk Area Jember Hubungi :

EKO : 085236727904
AGUS : 08563194116
IWAN : 081333263308


Melayani : Grosir dan Eceran

 

Sabtu, 02 Februari 2013

Efek Negatif Sarang Semut

Share on :



Sarang Semut “tidak mengandung efek negatif” bagi kesehatan tubuh, bahkan sarang semut bisa menambah stamina dan menjadikan tubuh kita sehat.

Hal tersebut dapat dibuktikan melalui beberapa hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli.

Diantara hasil penelitian-penelitian tersebut adalah :

Sarang Aman Menurut Medis

Riset itu membuktikan, konsumsi 3 kali 1 sendok makan lokon-sebutan sarang semut di Wamena-per hari masih sangat aman. Soal keamanan juga ditindaklanjuti Ahkam melalui uji toksisitas kronis. Satwa pengerat kembali menjadi kelinci percobaan. Mereka dibagi dalam 2 kelompok, masing-masing terdiri atas 5 jantan dan 5 betina. Kelompok A diberi 1.500 mikroliter; kelompok B, 3.000 mikroliter ekstrak air sarang semut.

Meski dosis ditingkatkan hingga 400 kali, 3 pekan berselang tak seekor Mus cervicolor pun meregang nyawa. Anggota bangsa Rodentia itu sehat walafiat. Itulah sebabnya uji toksisitas akhirnya dihentikan. LD50 (lethal dosage, dosis mematikan, red) tak ditemukan. Jadi rupanya dengan konsentrasi 400 kali belum cukup toksik untuk mematikan. Itu berita bagus, walau kita mungkin harus cari sampai dosis ditingkatkan 1.000 kali. Namun, dosis itu kan sudah keterlaluan, ngga mungkin orang konsumsi sampai satu kilo, ujar ahli peneliti utama LIPI itu.

Ahkam menyimpulkan, angka LD50 sarang semut amat tinggi sehingga keamanan konsumen terlindungi. Menurut Prof Dr Sumali kriteria obat yang bagus jika dosis efektif berjauhan dengan LD50. Harap mafhum, konsumsi herbal umumnya tanpa pengawasan dokter. Makin tinggi hasil toksisitasnya makin bagus sebagai obat, kata Sumali. Bandingkan dengan kemoterapi, misalnya, yang dosis mematikannya hanya 10 kali, sementara sarang semut, dosis hingga 400 kali pun belum terjadi kematian.

Dengan temuan riset itu keselamatan konsumen sarang semut memang terjaga. Selain itu konsumen juga mempunyai banyak pilihan obat untuk menanggulangi gempuran beragam penyakit. Sekadar menyebut contoh ada minyak buah merah, virgin coconut oil alias minyak kelapa murni, dan sarang semut. Konsumen tak perlu pening memilih penyembuh. Sebab, masing-masing mempunyai pemanfaatan berbeda.

Riset ilmiah yang dilakukan berbagai pihak memang baru langkah awal untuk menyibak misteri sarang semut. Sehendep-sebutan sarang semut di suku Yali-mesti melewati beragam uji lain seperti uji in vivo dan uji klinis untuk membuktikan keampuhannya sebagai panasea alias obat beragam penyakit. Uji in vitro saja belum cukup lantaran, Uji in vitro belum menjamin keberhasilan in vivo. Banyak faktor seperti hormon dan mekanisme kerja tubuh lain yang berpengaruh, ujar Japaries.

Hasil Penelitian Sarang Semut

Share on :




Sebuah penelitian di University National of Hochiminch City yang terdiri dari Qui Kim Tran, Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota, yang bekerja di di Toyama Medical and Pharmaceutical University, sarang semut mempunyai aktivitas antiproliferasi. Proliferasi adalah pertumbuhan sel yang sangat cepat dan abnormal. Antiproliferasi menghambat proses perbanyakan sel tersebut.

Dalam penelitiannya, Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut yang berbobot 2-3 kg, kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lantas menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastesis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.

Biology Pharmaceutical Bulletin, Qui Kim Tran dan rekan-rekannya menuturkan bahwa seluruh ekstrak Sarang Semut menekan proliferasi sel tumor manusia. Dalam uji itu terbukti tingkat efektivitas EC50 mencapai 9,97 mg/ml pada ekstrak methanol.

Artinya hanya dengan dosis kecil, 9,97 mg/ml, ekstrak Sarang Semut mampu menekan 50% laju pertumbuhan sel kanker. Sedangkan EC50 pada ekstrak air 22,3 mg/ml; campuran methanol-air, 11,3 mg/ml. Riset tersebut meneguhkan pengalaman empiris banyak orang yang sembuh dari kanker.

Di samping itu, Sarang Semut juga mengandung tokoferol. Tokoferol mirip vitamin E yang berefek antioksidan efektif. Menurut Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, guru besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol itu cukup tinggi. Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker.


Ia menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif, katanya. Senyawa kaya vitamin E itu juga berfaedah sebagai antipenuaan. Bila kita mengonsumsi banyak lemak dan radikal bebas, dengan adanya tokoferol akan mengatasinya, ujar ahli Ahmad Sulaeman PhD. Doktor ahli nutrisi alumnus University of Nebraska Lincoln itu mengungkapkan, peran vitamin E bagi kesehatan amat vital. Ia mencegah asam lemak tak jenuh, komponen sel membran dari oksidasi oleh radikal bebas.

Dalam segi keamanan konsumen, riset ilmiah yang telah dilakukan oleh Muhammad Ahkam Subroto, doktor alumnus University of New South Wales Sydney, Australia, telah menjamin keamanan dari herba ini. Riset itu membuktikan, konsumsi 3 kali 1 sendok makan Sarang Semut per hari masih sangat aman.

Hasil riset tersebut medapati angka LD50 sarang semut amat tinggi sehingga keamanan konsumen terlindungi. Di mana kriteria obat yang bagus jika dosis efektif berjauhan dengan LD50.

Sarang Semut Putih Asli Papua

Share on :

Sarang Semut Putih Asli Papua

 

Sarang Semut memang ada dua jenisnya, yaitu sarang semut berwarna merah/coklat, dan sarang semut berwarna putih. Hal ini terjadi karena adanya beberapa faktor alam dan gen dari tumbuhan ini.

Namun khasiatnya jauh lebih ampuh di bandingkan dengan sarang semut yang berwarna merah/coklat, kenapa? karena sarang semut putih dalam jumlah kandungannya lebih banyak sehingga terjadilah khasiat yang lebih dari yang berwarna merah. Sarang Semut Putih banyak dijumpai di hutan Papua dari dataran tinggi sampai dataran rendah pesisir pantai. Umbi sarang semut yang mengelembung dengan permukaan kulit berduri halus, jenis ini banyak menempel pada batang pohon dengan akar yang menempel menyerupai serabut kelapa.


Bentuk daun lebar tebal dan warna pangkal daun putih. Untuk riset sarang semut jenis ini sampai saat ini  belum ada, Sebagian penjual menyebut sarang semut putih (Sarang Semut Super)  diklaim sebagai sarang semut  kualitas terbaik dan lebih ampuh untuk mengatasi berbagai macam penyakit.  



MULTI TAB 1

VIDEO

MULTI TAB 2

MULTI TAB 3

MULTI TAB 4

MULTI TAB 5



GALERY

Galery

FACEBOOK

TEMUKAN KAMI DI FACEBOOK


CEK ONGKIR JNE

JNE:

CEK ONGKIR TIKI

TIKI:

POS

POS:



 
KEMBALI KEATAS