sumber : Tribunnews
Kamis, 28 Februari 2013
Kanker Otak Epy Kusnandar Hilang Setelah Konsumsi Sarang Semut Papua
JAKARTA – Epy Kusnandar pernah mengalami masa-masa kelam. Ia mengidap
kanker otak. Kenyataan itu sempat membuat kondisi mentalnya drop.
Namun, berkat ramuan herbal Jeng Ana, kanker yang dideritanya
berangsur-angsur hilang.
“Sama sekali hilang, boleh dikatakan begitu. Bekasnya saja mungkin
ya,” ucap aktor sekaligus komedian itu, saat ditemui di kawasan
Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.
Meski demikian, Epy tetap mengontrol kesehatannya di klinik Jeng Ana.
Kemudian, ia disarankan perempuan berjilbab itu, untuk menjaga pola
makannya dengan lebih banyak mengonsumsi sayur-sayuran. Sebisa mungkin,
ia menghindari makanan daging.
Sampai sekarang, pemeran tokoh satpam dalam situasi komedi berjudul
“Suami-suami Takut Istri” itu, terus mengonsumsi sarang semut. Baginya,
sarang semut itu seperti sarapan pagi. Tapi, frekuensinya tidak sesering
ketika ia masih mengidap penyakit tersebut.
“Sarang semut itu obat juga. Komposisi ramuannya juga bisa digunakan
siapa saja. Seperti halnya multi vitamin, digodok. Sarang semut itu
hanya ada di Papua. Rasanya hambar,” terangnya.
Satu hal yang tak kalah penting. Alumni Institut Kesenian Jakarta
(IKJ) itu, rutin berolahraga. Menggowes sepeda menjadi olahraga
favoritnya, di tengah kesibukannya sebagai aktor. “Badan saya jadi
terasa lebih baik dengan bersepeda ya,” tandasnya.
sumber : Tribunnews
Sabtu, 23 Februari 2013
Penyakit Jantung, Meyti Mangelep (40 Thn)
“Sudah sejak lama saya mengalami gangguan jantung. Setiap kali kaget atau mendengar berita-berita yang mengejutkan, jantung saya langsung berdebar-debar dan terasa nyeri seperti ada yang menusuk-nusuk, bahkan kadang kala agak terasa sakit di bagian jantung. Sudah beberapa kali saya memeriksakan diri ke dokter ahli jantung dan saya diberikan obat pencegah agar tidak mengalami serangan jantung. Namun, semua itu tidak banyak membantu dan tidak ada perubahan gangguan yang saya alami.
Tiga setengah tahun yang lalu saya mendapatkan informasi dari teman bahwa ada sejenis ramuan obat yang bisa mengobati jantung saya. Ramuan itu namanya Sarang Semut. Saya pun membeli Sarang Semut tersebut untuk saya konsumsi dengan harapan bisa sehat kembali.
Alangkah bahagianya saya, ternyata setelah tiga minggu secara terus-menerus meminum Sarang Semut, saya mengalami perubahan yang sangat besar, jantung saya tidak lagi berdebar-debar. Bahkan, rasa nyeri dan sakit pada jantung saya hilang.
Sampai sekarang sudah lebih dari tiga tahun berlalu setelah saya mengonsumsi Sarang Semut. Tidak pernah lagi ada gangguan jantung seperti yang saya alami di masa lalu. Puji Tuhan saya sekarang sehat berkat Sarang Semut.”
Kanker Paru-Paru Kembali Pulih dalam Waktu Kurang dari 1 Bulan
“Saya didiagnosis mengidap kanker paru-paru, ini karena kebiasaan merokok saya sejak usia 12 tahun, dalam sehari saya bisa menghabiskan 2 bungkus rokok. Penyakit maut itu datang dengan isyarat batuk-batuk yang tak kunjung reda.
Awalnya dokter mendiagnosis saya terkena penyakit kolesterol. Namun, akhirnya setelah beberapa kali ke rumah sakit, dokter menemukan bahwa kanker sudah menutup seluruh paru-paru sebelah kiri saya.
Karena tidak ingin dikemoterapi, saya mencoba meminum Sarang Semut. Dosisnya 3 hari sekali. Hasilnya, tidak sampai sebulan energi saya kembali pulih. Batuk yang kerap muncul pada malam hari telah sirna. Yang menggembirakan hasil rontgen menunjukkan kabut yang menutupi paru-paru sebelah kiri kini tinggal seperenam.
Dokter yang memeriksa saya pun terheran-heran dan meyakinkan saya bahwa kesembuhan panyakit kanker paru-paru yang saya derita bisa didapat secepatnya.”
Kanker, Tenggorokan Terasa Lega dan Badan Sehat Kembali
Saya paling sebal kalo sakit tenggorokan karena makan gorengan, setelah minum Teh Sarang Semut Dawa' minyak-minyak di tenggorokan kayak di gelontor, selain itu badan langsung terasa ringan. Dan yg paling menyenangkan minum teh sarang semut dawa adalah saat saya sedang sehat, badan terasa jauh lebih FIT.
beberapa waktu yg lalu saat saya cerita tentang teh sarang semut di seminar saya, ada seorang bapak (sekitar umur 65 tahun) cerita kalau istrinya sembuh dari kanker usus besar karena teh sarang semut, dan beliau sangat rekomend untuk minum rutin, beliau juga minum tiap hari.
Rabu, 06 Februari 2013
Sehat Itu Mahal
Dalam kehidupan kita
sehari-hari,kadang terlalui begitu saja.Bukan berarti tak berarti apa-apa,atau
tak bermakna apa-apa,tapi kadang dalam hidup ini kita melakukan apa yang
dianggap praktis dan tidak merepotkan.
Bicara tentang hidup yang praktis tidak
lepas dari apa yang namanya kebutuhan akan makanan.Kesibukan akan
pekerjaan,minimnya pendapatan salah satu faktor kurang terpeliharanya pemenuhan
akan makanan sehat dan bergizi.Padahal untuk mencapai titik pencapaian yang
maksimum dari kata sehat , segala sesuatu yang kita konsumsi harus atau
setidaknya mendekati apa yang disebut empat sehat lima sempurna.Namun apa
jadinya kalau semua itu hanya merupakan slogan belaka ?
Sehat
itu wajib,sehat itu harus dan sehat itu mahal sekali harganya.Karena ketika
tubuh seseorang sudah dihinggapi berbagai beban penyakit,maka yang tertinggal
hanya derita dan doa.Kalau ada uang,tentunya masih bisa berobat,bahkan sampai
ke luar negeri sekalipun(Meski anjuran pak presiden untuk tidak berobat ke luar
negeri ) demi mencapai apa yang disebut sehat.Tapi,kalau tak punya uang apalah
jadinya,paling ke puskesmas dengan obat alakadarnya atau ke dukun dengan jampi2
yang tak jelas kemujarabannya.
Sehat
itu perlu,sehat itu mesti,kalau tidak bagaimana bisa melanjutkan hidup lebih
lama lagi ?
Bagaimana bisa melakukan ini itu dan bagaimana bisa bangsa ini
menjadi bangsa yang berkualitas kalau rakyatnya sakit-sakitan ?(Yang penting
bukan jadi pesakitan )Maka sebelum sehat itu menjadi mahal,cicilah dari
sekarang,sedikit demi sedikit…yang pada akhirnya lunas.
Selamat
hidup sehat,makan makanan bergizi dan selamat beraktivitas dengan badan yang
sehat.
Sarang Semut Herbal 1000 Macam Penyakit Ringan & Berat
Akhir-akhir ini SARANG SEMUT telah menjadi idola. Betapa tidak, tanaman
turun temurun yang sudah lama dikonsumsi penduduk asli Papua itu AMPUH
MENGOBATI bahkan menyembuhkan berbagai penyakit, khususnya KANKER, lantaran
kandungan senyawa aktif di dalamnya. Fenomena ini cukup beralasan, karena
banyak peneliti membuktikannya melalui beragam kajian ilmiah.
Dalam sebuah Uji in Vitro, telah terbukti bila SARANG SEMUT ampuh
mengatasi SEL KANKER. Yang membuktikan keampuhan itu ialah Qui Kim Tran dari
University National of Hochimin City dan koleganya Yasuhiro Tezuka, Yuko
Harimaya dan Arjun Hari Banskota. Ketiga orang sejawat Qui itu bekerja di
Toyama Medical and Pharmaceutical University.
Dalam penelitiannya, Qui menggunakan SARANG SEMUT berbobot dua hingga
tiga kilo itu, kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol
dan campuran methanol air. Mereka lantas menumbuhkan tiga sel kanker yang mudah
menyebar ke bagian tubuh lain seperti KANKER SERVIKS, PARU dan USUS.
Masing-masing ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap sel KANKER.
Hasilnya, menakjubkan. SARANG SEMUT mempunyai aktifitas antiproliferasi, yang
dalam dunia kedokteran berarti pertumbuhan sel sangat cepat dan abnormal. Dan
KANKER termasuk dalam perkembangan sel cepat dan tak terkendali itu. Maka
antiproliferasi yang ada di SARANG SEMUT mampu menghambat proses perbanyakan
sel tersebut. Riset ini pula yang meneguhkan pengalaman empiris banyak orang
SEMBUH dari KANKER.
Teh Sarang Semut Papua
Tumbuhan sarang semut bukanlah sarang semut yang terbuat dari tanah yg
dibangun koloni semut di dalam tanah, tetapi ini adalah tumbuhan epifit yang
tumbuh di ranting pohon besar. Tumbuhan ini bukanlah parasit, tetapi hanya
menumpang hidup di dahan yg lebih kuat dan lebih besar. Tumbuhan ini hidup di
dataran tinggi Papua, terutama di Wamena.
Tumbuhan ini memiliki
banyak ruangan kecil di dalam batangnya, seperti labirin, yang ditinggali oleh
sekelompok semut sejenis, yaitu semut hitam hutan. Ada hubungan simbiosis yang
terjalin kuat antara semut dan tumbuhan tersebut. Semut menyediakan
banyak ruangan untuk ditinggali semut, sedangkan semut menyediakan banyak
makanan dan nutrisi sebagai hadiah yang dibawa semut untuk sang tumbuhan.
Tentang Sarang Semut
Tumbuhan sarang semut bukanlah sarang semut yang terbuat dari tanah yg
dibangun koloni semut di dalam tanah, tetapi ini adalah tumbuhan epifit yang
tumbuh di ranting pohon besar. Tumbuhan ini bukanlah parasit, tetapi hanya
menumpang hidup di dahan yg lebih kuat dan lebih besar. Tumbuhan ini hidup di
dataran tinggi Papua, terutama di Wamena.
Tumbuhan ini memiliki
banyak ruangan kecil di dalam batangnya, seperti labirin, yang ditinggali oleh
sekelompok semut sejenis, yaitu semut hitam hutan. Ada hubungan simbiosis yang
terjalin kuat antara semut dan tumbuhan tersebut. Semut menyediakan
banyak ruangan untuk ditinggali semut, sedangkan semut menyediakan banyak
makanan dan nutrisi sebagai hadiah yang dibawa semut untuk sang tumbuhan.
Membedakan Sarang Semut Asli Atau Palsu
Untuk mengetahui Sarang Semut itu Asli apa Palsu. Anda bisa melakukan pengujian keaslian serbuk itu dengan beberapa langkah berikut :
- Potongan serbuk yang Palsu halus tipis, berbeda dengan yang asli, Agak Kasar.
- Setelah dituangkan air panas:
- Sarang Semut palsu langsung berubah warna menjadi kuning kemerahan (mirip sarang semut yang direbus).
- Sarang Semut Asli masih bening sedikit keruh warna.
- Dari Rasanya : yang palsu pahit, sedangkan yang asli tawar berbau tanah.
- Kalau diremas, Sarang Semut palsu mengecil. Sarang Semut yang Asli masih keras.
Tips mencari Sarang Semut yang Asli :
- Belilah di tempat/orang yang Anda percaya.
- Lebih disarankan membeli Sarang Semut yang berbentuk IRISAN, bukan yang SERBUK.
- Kalau membeli yang serbuk, kapsul, atau olahan lainnya, periksa izin Depkes.
- Jangan beli sembarangan di jalan.
Untuk Area Jember Hubungi :
EKO : 085236727904
AGUS : 08563194116
IWAN : 081333263308
Melayani : Grosir dan Eceran
Sabtu, 02 Februari 2013
Efek Negatif Sarang Semut
Sarang Semut “tidak mengandung efek negatif” bagi kesehatan tubuh, bahkan sarang semut bisa menambah stamina dan menjadikan tubuh kita sehat.
Hal tersebut dapat dibuktikan melalui beberapa hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli.
Diantara hasil penelitian-penelitian tersebut adalah :
Sarang Aman Menurut Medis
Riset itu membuktikan, konsumsi 3 kali 1 sendok makan lokon-sebutan sarang semut di Wamena-per hari masih sangat aman. Soal keamanan juga ditindaklanjuti Ahkam melalui uji toksisitas kronis. Satwa pengerat kembali menjadi kelinci percobaan. Mereka dibagi dalam 2 kelompok, masing-masing terdiri atas 5 jantan dan 5 betina. Kelompok A diberi 1.500 mikroliter; kelompok B, 3.000 mikroliter ekstrak air sarang semut.
Meski dosis ditingkatkan hingga 400 kali, 3 pekan berselang tak seekor Mus cervicolor pun meregang nyawa. Anggota bangsa Rodentia itu sehat walafiat. Itulah sebabnya uji toksisitas akhirnya dihentikan. LD50 (lethal dosage, dosis mematikan, red) tak ditemukan. Jadi rupanya dengan konsentrasi 400 kali belum cukup toksik untuk mematikan. Itu berita bagus, walau kita mungkin harus cari sampai dosis ditingkatkan 1.000 kali. Namun, dosis itu kan sudah keterlaluan, ngga mungkin orang konsumsi sampai satu kilo, ujar ahli peneliti utama LIPI itu.
Ahkam menyimpulkan, angka LD50 sarang semut amat tinggi sehingga keamanan konsumen terlindungi. Menurut Prof Dr Sumali kriteria obat yang bagus jika dosis efektif berjauhan dengan LD50. Harap mafhum, konsumsi herbal umumnya tanpa pengawasan dokter. Makin tinggi hasil toksisitasnya makin bagus sebagai obat, kata Sumali. Bandingkan dengan kemoterapi, misalnya, yang dosis mematikannya hanya 10 kali, sementara sarang semut, dosis hingga 400 kali pun belum terjadi kematian.
Dengan temuan riset itu keselamatan konsumen sarang semut memang terjaga. Selain itu konsumen juga mempunyai banyak pilihan obat untuk menanggulangi gempuran beragam penyakit. Sekadar menyebut contoh ada minyak buah merah, virgin coconut oil alias minyak kelapa murni, dan sarang semut. Konsumen tak perlu pening memilih penyembuh. Sebab, masing-masing mempunyai pemanfaatan berbeda.
Riset ilmiah yang dilakukan berbagai pihak memang baru langkah awal untuk menyibak misteri sarang semut. Sehendep-sebutan sarang semut di suku Yali-mesti melewati beragam uji lain seperti uji in vivo dan uji klinis untuk membuktikan keampuhannya sebagai panasea alias obat beragam penyakit. Uji in vitro saja belum cukup lantaran, Uji in vitro belum menjamin keberhasilan in vivo. Banyak faktor seperti hormon dan mekanisme kerja tubuh lain yang berpengaruh, ujar Japaries.
Hasil Penelitian Sarang Semut
Sebuah penelitian di University National of Hochiminch City yang terdiri dari Qui Kim Tran, Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota, yang bekerja di di Toyama Medical and Pharmaceutical University, sarang semut mempunyai aktivitas antiproliferasi. Proliferasi adalah pertumbuhan sel yang sangat cepat dan abnormal. Antiproliferasi menghambat proses perbanyakan sel tersebut.
Dalam penelitiannya, Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut yang berbobot 2-3 kg, kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lantas menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastesis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.
Biology Pharmaceutical Bulletin, Qui Kim Tran dan rekan-rekannya menuturkan bahwa seluruh ekstrak Sarang Semut menekan proliferasi sel tumor manusia. Dalam uji itu terbukti tingkat efektivitas EC50 mencapai 9,97 mg/ml pada ekstrak methanol.
Artinya hanya dengan dosis kecil, 9,97 mg/ml, ekstrak Sarang Semut mampu menekan 50% laju pertumbuhan sel kanker. Sedangkan EC50 pada ekstrak air 22,3 mg/ml; campuran methanol-air, 11,3 mg/ml. Riset tersebut meneguhkan pengalaman empiris banyak orang yang sembuh dari kanker.
Di samping itu, Sarang Semut juga mengandung tokoferol. Tokoferol mirip vitamin E yang berefek antioksidan efektif. Menurut Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, guru besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol itu cukup tinggi. Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker.
Ia menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif, katanya. Senyawa kaya vitamin E itu juga berfaedah sebagai antipenuaan. Bila kita mengonsumsi banyak lemak dan radikal bebas, dengan adanya tokoferol akan mengatasinya, ujar ahli Ahmad Sulaeman PhD. Doktor ahli nutrisi alumnus University of Nebraska Lincoln itu mengungkapkan, peran vitamin E bagi kesehatan amat vital. Ia mencegah asam lemak tak jenuh, komponen sel membran dari oksidasi oleh radikal bebas.
Dalam segi keamanan konsumen, riset ilmiah yang telah dilakukan oleh Muhammad Ahkam Subroto, doktor alumnus University of New South Wales Sydney, Australia, telah menjamin keamanan dari herba ini. Riset itu membuktikan, konsumsi 3 kali 1 sendok makan Sarang Semut per hari masih sangat aman.
Hasil riset tersebut medapati angka LD50 sarang semut amat tinggi sehingga keamanan konsumen terlindungi. Di mana kriteria obat yang bagus jika dosis efektif berjauhan dengan LD50.
Sarang Semut Putih Asli Papua
![]() |
Sarang Semut Putih Asli Papua |
Namun khasiatnya jauh lebih ampuh di bandingkan dengan sarang semut yang berwarna merah/coklat, kenapa? karena sarang semut putih dalam jumlah kandungannya lebih banyak sehingga terjadilah khasiat yang lebih dari yang berwarna merah. Sarang Semut Putih banyak dijumpai di hutan Papua dari dataran tinggi sampai dataran rendah pesisir pantai. Umbi sarang semut yang mengelembung dengan permukaan kulit berduri halus, jenis ini banyak menempel pada batang pohon dengan akar yang menempel menyerupai serabut kelapa.
Bentuk daun lebar tebal dan warna pangkal daun putih. Untuk riset sarang semut jenis ini sampai saat ini belum ada, Sebagian penjual menyebut sarang semut putih (Sarang Semut Super) diklaim sebagai sarang semut kualitas terbaik dan lebih ampuh untuk mengatasi berbagai macam penyakit.
Minggu, 27 Januari 2013
Alergi Gatal-Gatal Sembuh Hanya 2 Minggu
Moh. Hadi Susetyo (Sumenep – Madura)
Sudah lama saya terkena penyakit gatal-gatal, kulit saya sering kali berwarna merah dan benjol besar-besar, hal ini membuat saya menjadi tidak percaya diri untuk pergi keluar rumah. Suatu saat alergi gatal-gatal saya kambuh dan saya pergi ke Aptotik dekat rumah saya dan diberi Teh Sarang Semut DAWA’, setelah minum hanya satu sachet hasilnya sungguh sangat luar biasa badan saya tidak terasa gatal lagi, badan terasa ringan serta capek-capek saya hilang total.
Kemudian saya rutin minum Teh Sarang Semut DAWA’ untuk penyembuhan penyakit gatal-gatal saya dan Alhamdulillah hanya butuh waktu 2 minggu penyakit gatal-gatal saya tidak kambuh lagi.
Teh Sarang Semut Papua
![]() |
| Teh Herbal Sarang Semut |
Secara
uji klinis Sarang Semut mempunyai kandungan yang kaya manfaat untuk mannusia
seperti flavonoid , tanin dan poliefenol yang berfungsi sebagai antioksidan
dalam tubuh.
Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai
antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Manfaat flavonoid
antara lain adalah untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas
vitamin C, antinflamasi, mencegah keropos tulang , sebagai antibiotik,
pengobatan kanker, sebagai anti virus, melemahkan virus HIV / AIDS dan virus
herpes. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa flavonoid
dilaporkan dapat menyembuhkan beberapa penyakit lain, seperti asma, katarak ,
diabetes, encok/rematik, migren, wasir dan perionditis ( radang, jaringan ikat
penyangga akar gigi )
Tanin merupakan astrigen yang mengikat dan mengendapkan protein berlebih dalam tubuh. Dalam bidang pengobatan tanin digunakan untuk mengobati diare, hemostatik ( menghentikan pendarahan ) dan wasir.
Polifenol banyak ditemukan dalam buah – buahan, sayuran serta biji – bijian. Rata rata manusia bisa mengkonsumsi polifenol dalam seharinya sampai 23mg. Khasiat dari polifenol adalah anti mikroba dan menurunkan kadar gula darah.
Tokoferol , penelitian menunjukan bahwa alfatokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm. Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor.Selain senyawa aktif di atas Sarang Semut juga ditemukan kandungan bermanfaat lainnya, protein, kalium, magnesium, kalsium, besi, fosfor, natrium dan seng.
Bagaimana Pengolahan Herbal Tea Sarang Semut Dawa’ ?
Herbal Tea Sarang Semut Dawa’ diolah dengan teknologi yang modern sehingga keamanan produk terjamin, serta higienis dan khasiat tetap terjaga.
Apa Perbedaan Herbal Tea Sarang Semut Dawa’ dengan Sarang Semut yang Lainnya?
Komposisi dari Herbal Tea Sarang Semut Dawa’ asli dari Sarang Semut pilihan yang didatangkan langsung dari Papua dan tidak dicampuri oleh bahan – bahan yang lainnya, sehingga produk Herbal Tea Sarang Semut Dawa’ khasiatnya benar – benar terjaga, berbeda dengan produk yang lainnya yang biasanya dicampuri oleh bahan – bahan yang lain, sehingga khasiat produk perlu dipertanyakan efektifitasnya.
Bagaimana Penyajian Herbal Tea Sarang Semut Dawa’?
Masukkan Herbal Sarang Semut Dawa’ ke dalam gelas , seduh dengan air mendidih 250 ml, biarkan sampai dingin atau hangat. Untuk penderita non diabetes boleh ditambahkan gula secukupnya.
Tanin merupakan astrigen yang mengikat dan mengendapkan protein berlebih dalam tubuh. Dalam bidang pengobatan tanin digunakan untuk mengobati diare, hemostatik ( menghentikan pendarahan ) dan wasir.
Polifenol banyak ditemukan dalam buah – buahan, sayuran serta biji – bijian. Rata rata manusia bisa mengkonsumsi polifenol dalam seharinya sampai 23mg. Khasiat dari polifenol adalah anti mikroba dan menurunkan kadar gula darah.
Tokoferol , penelitian menunjukan bahwa alfatokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm. Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor.Selain senyawa aktif di atas Sarang Semut juga ditemukan kandungan bermanfaat lainnya, protein, kalium, magnesium, kalsium, besi, fosfor, natrium dan seng.
Bagaimana Pengolahan Herbal Tea Sarang Semut Dawa’ ?
Herbal Tea Sarang Semut Dawa’ diolah dengan teknologi yang modern sehingga keamanan produk terjamin, serta higienis dan khasiat tetap terjaga.
Apa Perbedaan Herbal Tea Sarang Semut Dawa’ dengan Sarang Semut yang Lainnya?
Komposisi dari Herbal Tea Sarang Semut Dawa’ asli dari Sarang Semut pilihan yang didatangkan langsung dari Papua dan tidak dicampuri oleh bahan – bahan yang lainnya, sehingga produk Herbal Tea Sarang Semut Dawa’ khasiatnya benar – benar terjaga, berbeda dengan produk yang lainnya yang biasanya dicampuri oleh bahan – bahan yang lain, sehingga khasiat produk perlu dipertanyakan efektifitasnya.
Bagaimana Penyajian Herbal Tea Sarang Semut Dawa’?
Masukkan Herbal Sarang Semut Dawa’ ke dalam gelas , seduh dengan air mendidih 250 ml, biarkan sampai dingin atau hangat. Untuk penderita non diabetes boleh ditambahkan gula secukupnya.
- Untuk pengobatan : minumlah
secara teratur 3 gelas sehari ( 1 gelas 2 sachet )
- Untuk pencegahan dan
meningkatkan stamina : Minumlah secara teratur 2 kali sehari ( 1gelas 1
sachet )
- Dosis untuk anak - anak dibawah
10 tahun, setengah dari takaran oarang dewasa
Siapa Saja yang Boleh mengkonsumsi Herbal Tea Sarang Semut Dawa’?
Herbal Tea Sarang Semut Dawa’ boleh dikonsumsi semua kalangan mulai dari anak kecil, dewasa hingga orang tua.
Apa Saja Khasiat dari Herbal Tea Sarang Semut Dawa’
Secara Tradisional digunakan untuk membantu mengobati :
- Berbagai jenis Kanker dan Tumor
seperti kanker otak, hidung, payudara, lever, paru – paru, usus, rahim,
kulit
- Kolestrol
- Asam urat
- Leukimia
- Diabetes
- Gangguan Jantung
- Stroke ringan atau berat
- Menghilangkan benjolan –
benjolan payudara
- TBC / Paru – Paru
- Gangguan ginjal dan prostate
- Alergi hidung, bersin – bersin
dipagi hari dan mimisan
- Sakit Maag dan mual – mual
- Ambeien ( wasir ) baru maupun
lama
- Migren ( sakit kepala sebelah )
- Reumatik
- Melancarkan dan meningkatkan
Air Susu Ibu ( ASI )
- Melancarkan peredaran darah,
pegal linu dan nyeri otot
- Memperbaiki dan meningkatkan
stamina tubuh
- Meningkatkan Vitalitas
Cara Penggunaan Teh Sarang Semut DAWA’
Cara penggunaan teh herbal sarang semut DAWA’ ini sama seperti penyajian teh celup biasa, bedanya disini dicelupkan pada air yang panas 100%, tidak dicampur dengan air dingin, lalu tunggu hingga hangat dan minum. Untuk Penyakit Beratminum 3 x 2 (3 kali sehari 2 sachet) Untuk Penyakit RinganMinum 3 x 1 (3 kali sehari 1 sachet) Untuk Pencegahan1 x 1 (1 kali sehari 1 sachet) Untuk Anak-anaksetengah dari takaran orang dewasa cukup 1 x 1 (1 kali sehari 1 sachet) .
NB: Lebih baik minum tanpa gula
Langganan:
Komentar (Atom)
























